PRAJURIT KORPS MARINIR TERLIBAT GELADI POSKO I ARMADA JAYA XXXV TA.2017

Dispen Kormar (Surabaya). Prajurit Korps Marinir terlibat Geladi Posko I Armada Jaya XXXV TA.2017, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, di Gedung Pusat Latihan Elektronika dan Pengendalian Senjata (Puslatlekdalsen) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) Bumimoro, Surabaya. Senin (17/07/2017).

Prajurit Korps Marinir pada Geladi Posko I Armada Jaya XXXV TA.2017 tersebut, sebagai Danpasrat adalah Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M. Tr (Han) yang sehari-hari menjabat sebagai Danpasmar-2, pelaksanaan Latihan Armada Jaya XXXV TA.2017 yang bertemakan “TNI Angkatan Laut melaksanakan Operasi Laut Gabungan (Opslagub), Operasi Amfibi (Opsfib), Operasi Pendaratan Administrasi (Opsratmin) dan Operasi Pertahanan Pantai (Opshantai, di wilayah timur Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI” itu akan berlangsung hingga 21 Juli 2017.

Tujuan dari latihan Armada Jaya XXXV TA.2017 adalah meningkatkan kemampuan profesionalisme unsur Pimpinan dan Staf Komando Tugas Gabungan dalam Proses Pengambilan Keputusan Militer pada pelaksanaan Operasi Gabungan serta menguji profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut dan kesiapan operasional serta keterpaduan SSAT. Dengan sasaran terpeliharanya kemampuan unsur Pimpinan dan Staf Komando Tugas Gabungan dalam Proses Pengambilan Keputusan Militer pada pelaksanaan Operasi Gabungan, terciptanya kemampuan baik perorangan maupun satuan untuk mengaplikasikan dan menerapkan doktrin Operasi Laut Gabungan, Operasi Amfibi, Operasi Pendaratan Administrasi, Operasi Pertahanan Pantai dan Operasi Dukungan serta doktrin-doktrin matra laut lainnya, terciptanya kesamaan persepsi/pemahaman dalam tata cara/mekanisme Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) pada Operasi Gabungan, terukurnya kesiapan dan kemampuan unsur-unsur SSAT dalam melaksanakan tugas operasi gabungan, tercapainya pola piker dan pola tindak yang sama antar prajurit dalam melaksanakan tugas operasi, terwujudnya kemampuan menyelenggarakan K4IPP (Komando Kendali Komunikasi Komputer Inteligent Pengamatan dan Pengintaian, teruji dan terevaluasinya Dokrin Operasi Laut Gabungan, Operasi Amfibi, Operasi Pendaratan Administrasi dan Operasi Pertahanan Pantai serta doktrin-doktrin pendukung lainnya.

Pada latihan ini melibatkan 673 personel terdiri dari 340 orang sebagai pelaku, 24 orang sebagai penilai, 17 orang sebagai tim evaluasi, 6 orang sebagai penasehat, 8 orang sebagai peninjau, 3 orang sebagai nara sumber dan 275 orang sebagai Denmalat dan penyelenggara. Dari 340 orang tersebut berasal Koarmatim, Koarmabar, Kolinlamil, Pasmar-1, Pasmar-2, Pushidrosal, Puspenerbal, Lantamal V Surabaya, Lantamal VII Kupang, Satgasduk Passus dari Denjaka, Kopaska dan Yontaifib. Dalam latihan tersebut juga melibatkan matra lain yaitu 4 orang dari TNI AU dan 6 orang dari TNI AD sebagai Komando samping (Kogasgablinud, Kogasratgab dan Kogasudgab).

Setelah pembukaan Geladi Posko, Wakasal langsung melakukan peninjauan ke posko-posko latihan.

Pejabat Korps Marinir yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H. M.Tr (Han), Irkormar Kolonel Marinir Bambang Hullianto, Dankolatmar Kolonel Marinir Wurjanto dan Asops Dankormar Kolonel Marinir Edi Juardi.