KOLONEL MARINIR UMAR FAROUQ JABAT DANBRIGIF-3 MARINIR

Dispen Kormar (Lampung). Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono S.H., M.H., M.Tr (Han) mengukuhkan Kolonel Marinir Umar Farouq, sebagai Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir Piabung di lapangan apel Mako Brigif-3 Mar, Padang Cermin, Pesawaran, Lampung. Selasa (01/08/2017).

Upacara pengukuhan jabatan ini dipimpin satu Komando Komandan Upacara Letnan Kolonel Marinir Sudrajat Suhana Putra yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri-8 Marinir.

Upacara tersebut diikuti oleh 4 (empat) satuan setingkat Batalyon (SSY) dari kesatuan-kesatuan dijajaran Brigif-3 Marinir, yang terdiri dari Batalyon Infanteri-7 Marinir, Batalyon Infanteri-8 Marinir, Batalyon Infanteri-9 Marinir dan Batalyon Infanteri-10 Marinir dengan mengerahkan material tempur yang dimiliki seperti Tank PT.76, Ranratfib, Truck Nps, Ambulance, Ford Ranger, mobil Jeep Kia dan Motor Trail.

Dalam amanatnya Dankormar menyampaikan, pengukuhan jabatan merupakan bagian penting dari proses untuk mendinamisasikan organisasi agar lebih baik dari waktu ke waktu sekaligus sebagai kaderisasi pembinaan personel.

Oleh karena itu, hanya para Perwira terpilihlah yang akan mendapat kepercayaan dan kehormatan untuk mengaplikasikan kepemimpinan dan kemampuan konseptualnya dalam membangun Korps Marinir melalui penempatan dan penugasannya di jabatan-jabatan strategis. Dengan demikian, pengukuhan jabatan Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir ini, hendaknya dipandang sebagai peluang dan tantangan yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membangun reputasi dan prestasi. Sejauh mana kepemimpinan dan kreativitas serta kemampuan konseptual yang dapat dikembangkan sehingga membawa manfaat bagi Korps Marinir, TNI AL, TNI, bangsa dan negara yang kita cintai.

Sebagaimana kita ketahui bahwa jabatan Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir merupakan salah satu jabatan strategis di lingkungan Korps Marinir yang sangat spesifik. Dimana Brigade Infanterl-3 Marinir adalah satuan yang berdiri sendiri dan langsung dibawah kendali Dankormar yang tersebar di daratan pulau Sumatera dan kepulauan Riau. Disamping tugasnya sebagai pasukan Pendarat Amfibi dan tugas tempur lainnya di daerah rawan konflik di seluruh pelosok wilayah nusantara serta pengamanan perbatasan dan pulau-pulau terluar, Brigif-3 Mar turut berkewajiban dalam menjaga stabilitas keamanan nasional mendukung Polri serta membina masyarakat pesisir yang berada di wilayah satuannya. Dengan demikian tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir tidaklah mudah karena penuh dengan dinamika kompleksitas yang tinggi serta dibutuhkan kecermatan dan kematangan seorang komandan.

Melihat tantangan tugas tersebut, maka dibutuhkan sosok Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir yang berkualitas dan dapat berperan sebagai penggerak utama organisasi, yang mampu mendinamisasikan kinerja dan perilaku organisasi yang dipimpinnya. Disamping itu juga mampu untuk menampilkan jati dirinya yang patut diteladani serta mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi anak buah untuk mengembangkan kreativitas dan langkah-langkah inovatif dalam bingkai kepentingan organisasi.

Diakhir amanat Komandan Korps Marinir mengucapkan selamat atas jabatan sebagai Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir yang baru. Sebagai pengantar tugas, Dankormar menyampaikan beberapa penekanan yang dapat digunakan sebagai pedoman kerja di dalam memimpin kesatuan, sebagai berikut :

Pertama, landasi dan bentengi diri seluruh keluarga besar Brigif-3 Mar dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, tanamkan disiplin, kebanggaan dan kehormatan serta mantapkan produktifitas kerja dan profesionalisme seluruh jajaran Brigif-3 Mar dalam rangka mewujudkan kualitas moral, naluri tempur dan sikap prajurit yang taat pada sapta marga dan sumpah prajurit. Ketiga, Jalin dan mantapkan kekompakan antara TNI dan Polri baik secara individu maupun satuan, serta kembangkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, antara keluarga besar Korps Marinir dengan masyarakat khususnya masyarakat pesisir.

Keempat, pelihara dan tingkatkan kesiapan satuan, agar dalam situasi keterbatasan, tetap dapat diwujudkan kemampuan untuk melaksanakan tugas. Kelima, pelihara dan tingkatkan kepekaan dan kepedulian anggota di lingkungan kedinasan maupun di lingkungan masyarakat, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya memecahkan masalah yang dihadapi bersama.

Turut hadir dalam upacara pengukuhan tersebut, Danpasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Kasgartap III Surabaya Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, para Asisten Dankormar, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Bonafius Tampoi, Danrem Lampung Kolonel Inf Hadi Basuki, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Kelik Haryadi, Danlanud M.Bunyamin Letkol Pnb A Mulyono, Bupati Lampung Selatan Zainudin HasanBupati, Lampung Timur Chusnunia Chalim, Para Forkopimda Prov Lampung dan para tamu undangan.