DANYONIF 8 MARINIR BERIKAN SEMANGAT DAN MOTIVASI MAHASISWA UNPAB

Danyonif 8 Marinir salah satu sebagai narasumber di acara Gebyar 105 tahun hari keputeraan (kelahiran) Prof. Dr. Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya MA, Universitas Panca Budi dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada 21-25 Juni 2022 yang bertempat di Gedung Utama Universitas Panca Budi Medan, Sumatera Utara. Kamis (23/06/2022).

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor UNPAB Dr. H. Muhammad Isa indrawan,SE.,MM dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dan piagam penghargaan oleh Rektor UNPAB kepada Direktur Pencegahan BNPT (Bandan Nasional Penanggulangan Terorisme) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, S.E, M.M dan Danyonif 8 Marinir Harimau Putih di tengah-tengah acara tersebut dan dilanjutkan dengan penyampaian/pesan-pesan tentang upaya menanggulangi radikalisme oleh Direktur Pencegahan BNPT dan Danyonif 8 Marinir.

Dalam kegiatan Gebyar Hari Keputeraan 105 thn Prof. Dr. Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya MA Univ. Panca Budi Medan yang bertema "Militansi Beragama Upaya Menanggulangi Radikalisme" tersebut Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, S.E, M.M dan Letkol Marinir Farick, M. Tr. Opsla yang sebagai narasumber dengan Seminar Nasional di dalam Bidang Militer".

Hal tersebut merupakan bentuk Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono yang tertera pada poin ke 7 yaitu jaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.

Danyonif 8 Marinir dalam kesempatan tersebut menyampaikan, "upaya pencegahan merebaknya paham-paham redikalisme itu dimulai dengan menanamkan kebanggaan rasa nasionalisme kepada anak-anak sejak dini hingga sampai di perguruan tinggi seperti ini. Serta perlu secara bersama-sama mencegahnya, karena paham radikalisme dan terorisme itu sangat berbahaya terutama bagi generasi muda sehingga harus ditanamkan cinta tanah air, menghargai perbedaan, karena kita memang berbeda-beda tetapi tetap satu, memiliki dasar negara yaitu Pancasila dan bernaung di bawah NKRI," ujarnya.