JALASENASTRI KORCAB PASMAR-1 TERIMA BIBIT CABAI DARI BPTP BALITBANGTAN JAWA TIMUR

Dalam rangka Gerakan Nasional Tanam Cabai (Gertam Cabai) yang dicanangkan Menteri Pertanian RI, Ketua Korcab Pasmar-1 Ny. Lukman beserta pengurus Korcab Pasmar-1 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir melaksanakan Kunjungan Kerja di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Jawa Timur di Karangploso Malang. Selasa (07/03/2017).

 

Kunjungan Kerja tersebut, diawali dengan penyuluhan bibit cabai rawit oleh Kepala BPTP Balitbangtan Jawa Timur Dr. Ir. Chendy Tafakresnanto, MP kepada Jalasenastri Korcab Pasmar-1. Selesai penyuluhan, Kepala BPTP Balitbangtan Jawa Timur memberikan secara simbolis bibit cabai rawit kepada Ketua Korcab Pasmar-1.

 

Kepala BPTP Balitbangtan Jawa Timur menyatakan, penyerahan bibit cabai ini dilakukan wujud realisasi program pemerintah melalui BPTP Balitbangtan Jawa Timur sebagai UPT Kementerian Pertanian dalam mengajak masyarakat menanam cabai. Melalui gerakan menanam cabai ini diharapkan masyarakat dapat memproduksi sendiri cabai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

 

“Dengan menanam cabai sendiri, diharapkan ibu-ibu Jalasenastri Korcab Pasmar-1 ini dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga mereka tidak akan tergantung pada keberadaan cabai di pasaran. Saat harga cabai naik, ibu-ibu juga tidak akan banyak terpengaruh,” terangnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Korcab Pasmar-1 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir mengucapkan terimakasih atas pemberian bibit cabai rawit dan akan menyalurkan sebanyak 50.000 bibit cabai tersebut kepada Cabang serta ranting di bawah jajaran Korcab Pasmar-1 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir. “Kita akan salurkan bibit cabai ini juga ke tiap kepala keluarga yang tinggal di Rumah Dinas Marinir. Satu Kepala Keluarga akan kita beri 10 buah bibit. Memang jumlah ini masih kurang, namun secara bertahap akan kita penuhi dengan cara melakukan pembibitan sendiri,” katanya.

 

“Kita harapkan gerakan penanaman cabai ini dapat terus berlanjut. Tidak sekadar menanam, panen lalu selesai. Tapi disiapkan bibit-bibit baru untuk kebutuhan penanaman berikutnya. Terus seperti itu hingga benar-benar bisa mandiri, ” ujarnya.

 

“Dengan menanam cabai sendiri di pekarangan rumah, terlebih dengan menggunakan media polybag yang tidak sampai mengurangi lahan pekarangan, saya yakin mampu memberi solusi permanen bagi ibu-ibu Jalasenastri Korcab Pasmar-1 dalam menghadapi fluktuasi harga cabai maupun sayur mayur lainnya yang dapat terjadi setiap saat,” jelas Ny. Lukman.