PRAJURIT KORPS MARINIR MENGIKUTI HELIPAD TRAINING MANAGER DI NAQOURA

Dispen Kormar (Lebanon). Lettu Marinir Tombak Lantik Sibarani dan Prajurit Indobatt yang tergabung dalam Satgas Konga XXIII-K/Unifil mengikuti Helipad Training Manager di Naquora, Lebanon Selatan. Jumat.(03/03/2017).
 
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Air Mission Unit (AMU) United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) sejak tanggal  1 s/d 3 Maret 2017 diikuti oleh beberapa Negara diantaranya Perancis dan Irlandia.
 
Dalam pelaksanaan Kegiatan dihari pertama melaksanakan briefing di All Nations Room – UNIFIL HQ dengan materi meliputi : pengelolaan Helipad, movcon, meteorologi, keselamatan terkait kebakaran, keselamatan penerbangan serta prosedur yang harus diikuti dalam mengoperasikan radio dan mengelola penerbangan. Dihari kedua pembekalan tentang prosedur dalam pelaksanaan proses check in penumpang dan melaksanakan praktek lapangan dalam menangani kebakaran berdasarkan sumber api yang berbeda, dengan menggunakan jenis APK yang disediakan diantaranya : CO2, Foam, Water, Powder, Fire Blanket.
 
Dihari kedua pembekalan tentang prosedur dalam pelaksanaan proses check in penumpang dan melaksanakan praktek lapangan dalam menangani kebakaran berdasarkan sumber api yang berbeda, dengan menggunakan jenis APK yang disediakan diantaranya : CO2, Foam, Water, Powder, Fire Blanket. Latihan dihari kedua ini diakhiri dengan kegiatan “Computer Training Lab” untuk dapat membuat laporan secara online yang akan dilaksanakan secara rutin sebanyak tiga kali setiap harinya.
 
Dihari terakhir pelatihan melaksanakan kegiatan familiarisasi terhadap Dua jenis Helikopter yang dioperasikan oleh UNIFIL yaitu Helikopter Mi-8 dan Helikopter Bell serta melatihkan tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi situasi emergency terkait Dua jenis Helikopter tersebut. Pelatihan inspeksi dan membuat laporan rutin mingguan serta pengenalan prosedur yang harus diikuti dalam situasi Casevac. Kegiatan “Helipad Training Manager” ditutup dengan melaksanakan tes dan akan mendapatkan sertifikat apabila dinyatakan lulus dengan batas nilai yang telah ditentukan.
 
Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan tentang tata cara pengelolaan Helipad, emergency procedure, membuat laporan rutin harian, mingguan dan bulanan, Selain itu peserta juga mendapatkan referensi berupa handout dan Standard Operating Procedure baik hardcopy maupun softcopy. Indobatt sendiri memiliki Dua Helipad yang terletak di Markas Batalyon UNP 7-1 dan di Kompi “A” UNP 9-15. Dengan adanya pelatihan Helipad Training Manager tersebut personel Indobatt dapat melaksanakan pengelolaan Helipad sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan AMU UNIFIL ataupun ketentuan Internasional tentang penerbangan.