YONMARHANLAN VII KUPANG IKUTI SURYA BASKARA JAYA (SBJ) TAHUN 2017

Dispen Kormar (Kupang). Batalyon Marinir pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan ) VII Kupang mengikuti bhakti sosial ’’Surya Baskara Jaya’’ (SBJ) tahun 2017 di pulau Marsella dan Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya. Kamis (31/08/2017).

Surya Baskara Jaya merupakan kegiatan operasi bakti TNI Angkatan Laut, yang melibatkan berbagai instansi pemerintah dan swasta. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun dalam rangka percepatan pembangunan daerah, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya daerah pesisir.

Pulau Marsela dan Pulau Wetar dipilih menjadi tempat bakti sosial karena merupakan daerah pesisir yang memiliki fungsi strategis bagi suatu negara meliputi fungsi militer, ekonomi dan pembangunan. Oleh karena itu daerah tersebut menjadi sentral kewilayahan dan pembangunan negara, kegiatan bakti sosial Surya Baskara Jaya merupakan wujud kemanunggalan TNI Angkatan Laut dengan masyarakat di daerah pesisir dan pulau-pulau terpencil.

Prajurit Yonmarhanlan VII Kupang yang dipimpin oleh Letda Marinir Gunawan Raharjo diberi tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan SBJ di pulau Wetar, kurang lebih selama 30 hari dari tanggal 29 juli s/d 30 agustus 2017.

Adapun kegiatan meliputi pembangunan sarana ibadah Masjid Ar Rahman dari kondisi awal sampai bangunan jadi, merenovasi Kapela dan sarana pendidikan sekolah di Kecamatan Wetar.

Rangkaian Kegiatan berarkhir pada hari Rabu 30 Agustus 2017 dengan ditandai peresmian Masjid Ar-Rahman oleh Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhendar dan Kadispotmar Mabesal Brigjen TNI (mar) I Ketut Suarya, serta turut hadir Dansatlinlamil Surabaya selaku Dansatgas SBJ 2017, Kepala Kemenhan Prov NTT Kolonel Marinir Nur Aziz, Kadispotmar Lantamal VII Kupang, Kadiskum Lantamal VII Kupang, Danposal Wetar, Danramil Ilwaki, Kapolsek Ilwaki, Camat Kec. Wetar serta Tokoh masyarakat Kec. Wetar.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Al-Quran kepada perwakilan masyarakat muslim di Kec. Ilwaki dan pemotongan pita di pintu masuk sebagai awal digunakannya masjid Ar-Rahman.