JALASENASTRI BRIGIF 2 MARINIR TERIMA SOSIALISASI BAHAYA KANKER

Dispen Kormar (Sidoarjo). Jalasenastri Cabang 2 Korcab Pasmar 2 (Brigif 2 Marinir) menerima sosialisasi kanker dari Lembaga Kanker Indonesia (LKI) di Gedung Edianto Balai Prajurit Brigif 2 Marinir Gedangan, Sidoarjo. Selasa (30/10/2018).

 

Kegiatan yang dikemas dalam pertemuan rutin anggota Jalasenastri Brigif 2 Marinir yang dipimpin Ketua Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Suliono tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Yudi Asmar, Kasi Organisasi Cabang 2 Ny. Argo Setiyono dan Pengurus Cabang 2 Korcab Pasmar 2.

 

Dalam sambutannya Ketua  Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Suliono mengatakan, sebagai anggota Jalasenastri  harus menjaga pergaulan sehari–hari baik dalam organisasi maupun di dalam masyarakat dan bisa menjadi contoh yang baik dalam bermasyarakat.

 

Ny. Suliono berharap agar dalam kegiatan Jalasenastri digunakan untuk saling tukar informasi yang positif, berbagi ilmu pengetahuan maupun pengalaman yang bermanfaat, selain itu, agar menjadikan kegiatan Jalasenastri lebih menyenangkan sehingga anggota akan terasa nyaman, senang dan tidak tertekan serta menggali kreatifitas anggota, yang akhirnya akan muncul  ide ide menarik untuk kemajuan Jalasenastri Brigif 2 Marinir.

 

Usai sambutan dari Ketua Cabang 2 Korcab Pasmar 2, dilanjutkan dengan sosialisasi kanker dari Lembaga Kanker Indonesia (LKI) yang disampaikan oleh dr. Yopi Y. Alexander. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan tentang berbagai macam jenis kanker, ciri – ciri terkena penyakit kanker, cara mengobati dan obat yang bisa digunakan.

 

Dokter Yopi Y. Alexander menyampaikan bahwa kanker merupakan suatu perubahan sel dari normal menjadi tidak normal (abnormal), dan kanker bisa berawal dari Tumor. Sedangkan faktor pemicu kanker yaitu genetik/keturunan, Kimia/fisika, makanan dan minuman (zat carsinogen) dan cara pengolahan maupun penyajian makanan yang salah.

 

Untuk jenis kanker, lanjutnya, yaitu kanker prostat yang menyerang pria, kanker serviks dan kanker rahim yang menyerang wanita. Disampaikan pula bahwa wanita yang beresiko terkena kanker yang berada di leher rahim yaitu wanita yang sering gonta-ganti pasangan, wanita yang melakukan seks bebas atau melakukan seks dibawah usia 16 tahun dan wanita yang tidak pernah menjaga kebersihan alat kelaminnya. Sedangkan wanita yang beresiko tinggi terkena kanker yang ada di badan rahim yaitu wanita yang tidak pernah melahirkan dan wanita yang sering melahirkan (setiap satu tahun melahirkan).

 

Disamping itu ada juga wanita yang beresiko tinggi terkena kanker yang ada di indung teluar atau ovarium yaitu penggunaan alat kontrasepsi pil KB lebih dari 5 tahun, wanita yang terus bekerja shift di malam hari dan tumbuhnya tumor di di dalam indung telur.

 

Sebelum mengakhiri sosialisasinya, juga disampaikan cara menghindari kanker dan tumor (dari luar) yaitu pola makan yang sehat dan teratur, mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi, menghindari makanan yang berlemak tinggi, menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet dan melakukan olahraga secara teratur. Sedangkan cara menghindari kanker dan tumor dari dalam yaitu melakukan suntik imunisasi kekebalam tubuh tiga kali selama tiga bulan dan mengkonsumsi tumbuhan alami yang mengandung zat anti kanker yaitu buah dan daun Sirsat, Keladi Tikus dengan buah dan tunasnya dan temu putih.

 

Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata oleh Ketua Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Suliono kepada dr. Yopi Y. Alexander kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.