USAHA KECIL HASILKAN RATUSAN JUTA PERBULAN

Dispen Kormar (Tanggerang Kota). Kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja, bukan hanya laki-laki, perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih keberhasilan yang bisa membahagiakan suami dan keluarga, ini terbukti oleh salah satu Ibu Jalasenstri yang bernama Kasni dengan usaha penggilingan dagingnya.

 

Kasni namanya dia hanyalah seorang lulusan SMA swasta di Wonogiri yang merupakan anak ke 5 dari 7 bersaudara dari sepasang suami istri yang hidup sederhana. Beliau adalah seorang ibu Jalasenastri Cabang 1 PG Kormar yang kini berusia 50 tahun, istri dari Kopka Marinir Maryono ini lahir di Wonogiri pada tanggal 17 April 1968, menikah pada tahun 1996 dan mempunyai seorang anak perempuan yang kini duduk di kelas 4 SD Al-Azhar Tanggerang.

 

Berasal dari keluarga yang biasa – biasa saja membuat wanita ini nekad merantau ke Jakarta pada tahun 1994 setelah menerima ijazah SMA. Dengan hanya bermodal ijazah dan uang seadanya Kasni mengikuti kakak pertamanya ikut ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta mereka kemudian tinggal disebuah kontrakan di Tanggerang.

 

Harapan untuk sukses dikota Tanggerang memang tidak semudah membalikan telapak tangan, sebelumnya ibu Kasni pernah bekerja di tempat kakak pertamanya sampai akhirnya menikah dengan seorang Prajurit Marinir yaitu Maryono yang sekarang berdinas di Dismat Mako Kormar berpangkat Kopral Kepala Marinir, Setelah menikah kurang lebih satu tahun ibu satu anak ini mencoba membuka usaha penggilingan daging, Awalnya kenapa membuka usaha ini karena melihat seseorang dengan usaha tersebut bisa sukses .

 

Singkat cerita bermodalkan meminjam uang 30 Juta ke salah satu Bank, Bu Kasni dengan semangat dan rasa percaya diri memulai usaha penggilingan Daging di Pasar Plaza Baru Tanggerang. Seiring  berjalannya waktu kurang lebih satu tahun ibu Kasni menyimpulkan bahwa usaha penggilingan daging ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dijalankan terus, karena setiap hari pelanggan dari penggilingannya tersebut semakin bertambah.

 

Dengan semangat dan optimisme yang kuat, perjuangan ibu Kasni membuahkan hasil yang memuaskan. Kini  istri dari Kopka Maryono ini bisa menghasilkan omzet kurang lebih 300 sampai 400 juta perbulan, tak hanya itu secara tidak langsung membuka lapangan kerja baru  bagi 10 karyawan yang bekerja ditempat usahanya. Kini Ibu Jalasenastri tersebut telah memiliki 2 cabang penggilingan daging dan rencana ke depan akan terus mengembangkan usahanya tersebut.

 

“Harapan saya untuk semua ibu-ibu jalasenastri yang mempunyai keterampilan apapun dan skil jangan malu-malu untuk selalu mencoba mengembangkan dengan didasari semangat optimisme yang kuat serta restu dari suami dan kedua orang tua.” Ucap Ibu Kasni.