JELANG PEMILU, KOMANDAN BRIGIF 2 MARINIR IKUTI PATROLI BERSAMA KAPOLRESTABES SURABAYA

Dispen Kormar (Surabaya). Menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019, Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, S.H., M.M mengikuti patroli sepeda motor bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan di wilayah Surabaya, Jawa Timur. Minggu (14/04/2019).

 

Selain Danbrigif 2 Mar dan Kapolrestabes Surabaya, kegiatan yang bertujuan monitoring wilayah Surabaya menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019 tersebut juga diikuti Danyonif 1 Marinir Letkol Marinir Danang Wahyu Isbiantoro, Danyonif 3 Marinir Mayor Marinir Eko Budi Prasetyo, Danyonif 5 Mar Letkol Marinir Arip Supriyadi, Dandim 0830/SU Letkol Inf Viliala Romadhon, Dandim 0831/ST Letkol Inf Laode dan pejabat dijajaran Polrestabes Surabaya.

 

Adapun rute patroli bersepeda motor yaitu start Mapolrestabes Surabaya) - Jl. Pahlawan - Perempatan Siola - Jl. Tunjungan - Jl. Guberno Suryo - Jl. Pangsud - Jl. Polisis Istimewa - Jl. Adityawarman (kantor KPU Kota Surabaya) - Jl. Mayjen Sungkono - Jl. HR. Muhamad - perumahan Graha Family - Perumhan Citra Land - Jl. Lidah Wetan - Jl. Lidah Kulon (singgah di Balai Pertemuan RW III Sepat Kel. Lidah Kulon) - Jl. Raya Babatan Unesa - Mall Pakuwon - Jl. HR Muhamad - Jl. Mayjen Sungkono - Jl. Aditywarman - Jl. Kutai - Jl. Darmo (Taman Bungkul) - Jl. Basuki Rahmat - Jl. Embong Malang - Jl. Blauran - Jl. Tembaan - Jl. Indrapura  dan Finish di Mapolrestabes Surabaya.

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, jajaran TNI Polri di Surabaya melaksanakan patroli ideologis untuk bertemu dengan masyarakat. Pertemuan itu dilakukan untuk berkomunikasi dengan masyarakat terkait pengamanan Pemilu tahun 2019.

 

Dijelaskan pula oleh Kombes Pol Rudi Setiawan bahwa TNI Polri dan aparat keamanan lainnya siap mengamankan Pemilu 2019. Selain itu juga mengajak persatuan masyarakat untuk tidak golput, ikut dalam pemungutan suara serta menjaga Kota Surabaya. Kombes Pol Rudi juga mengharapkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan kekisruhan yang terjadi dalam Medsos, juga seluruh masyarakat Surabaya datang ke TPS untuk memilih tanpa ada rasa takut.

 

"Harapannya seluruh masyarakat Kota Surabaya datang ke TPS, memilih tanpa ada rasa takut. Kedua menjaga persatuan dan kesatuan sama-sama 'Jogo Suroboyo'," pungkasnya.