LATIHAN PASUKAN PENDARAT KORPS MARINIR TA. 2019 RESMI BERAKHIR

Dispen Kormar (Sidoarjo). Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) yang diwakili Wakil Komandan Pasmar 2 Kolonel Marinir Herry Djuhaeri secara resmi menutup Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir tahun anggaran 2019 di Balai Prajurit Brigif 2 Marinir  Gedangan, Sidoarjo. Selasa (21/05/2019).

 

Penutupan latihan tersebut ditandai dengan pelepasan tanda peserta latihan dari perwakilan Penyelenggara, Wasit dan Pengendali Latihan (Wasdal), Penilai dan Pelaku Latihan.

 

Dalam amanat tertulis yang dibacakan Wadanpasmar 2, Komandan Korps Marinir mengatakan, latihan pasukan pendarat Korps Marinir yang telah dilaksanakan selama 12 hari dari tanggal 10 hingga 21 Mei 2019, secara umum dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan latihan yang telah ditetapkan.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya artificial intelligence, autonomous vehicles dan internet of thing mendorong kemajuan teknologi persenjataan serta perubahan taktik dan strategi militer. Konsep perang konvensional telah berevolusi dan beradaptasi menjadi perang hibrida/ irregular warfare,  hal ini harus direspon dengan peningkatan profesionalisme prajurit khususnya pada Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM), teknik dan taktis pasukan pendarat serta kerjasama antar kesenjataan pada saat perebutan tumpuan pantai dalam operasi amfibi.

 

“Dengan Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir ini, diharapkan para peserta latihan memiliki kemampuan profesionalitas yang tinggi sebagai pasukan pendarat amfibi dan mempunyai persamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak. Selain itu, latihan ini juga sebagai wahana untuk membuktikan terujinya doktrin dalam pelaksanaan operasi amfibi,” kata Dankormar.

 

Disampaikan pula bahwa sesuai laporan panitia pelaksana, bahwa semua materi latihan yang telah diprogramkan dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik oleh semua peserta latihan. Hal ini menunjukkan semangat dan antusias yang tinggi dari semua peserta dalam mengikuti semua program latihan, kendala yang dihadapi selama latihan dapat diatasi oleh panitia penyelenggara maupun peserta latihan.

 

Sebelum mengakhiri amanatnya, Komandan Korps Marinir menyampaikan beberapa penekanan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas yaitu tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar setiap langkah dalam menjalankan tugas, selalu mendapatkan ridho dan berkah-nya, tetap rendah hati dan menghindari sikap sombong dan arogansi dalam rangka mewujudkan kualitas moral dan sikap yang taat Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI AL serta Enam Tuntunan Korps Marinir, memegang teguh jati diri prajurit Korps Marinir sebagai pasukan pendarat amfibi yang profesional dan berkarakter, mengaplikasikan dan mengembangkan seluruh materi latihan dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan di satuan, memelihara dan meningkatkan terus kemampuan profesionalisme yang telah diterima, agar mampu melaksanakan tugas yang dibebankan sebagai pasukan pendarat.

 

Dalam kesempatan tersebut Komandan Korps Marinir menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, atas jerih payah dan kerja kerasnya sehingga Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir tahun anggaran 2019 yang dilaksanakan prajurit Pasmar 2 dapat terlaksana dengan aman, lancar dan sukses.

 

“Kepada panitia penyelenggara, semua hal yang ditemukan dan menjadi kendala dalam pelaksanaan latihan, agar dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan latihan yang akan datang,” pungkasnya.