LESTARIKAN BUDAYA BANGSA INDONESIA, JALASENASTRI YONIF 5 MARINIR BELAJAR BATIK TULIS

Dispen Kormar (Malang). Dalam rangka melestarikan warisan budaya Bangsa Indonesia serta untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang Kerajinan Batik, Jalasenastri Yonif 5 Marinir melaksanakan kunjungan kerja ke Home Industri Batik Tulis Tiga Dimensi ‘Poesaka Djagad’ di Perum Karanglo Indah Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Kamis (26/09/2019).

 

Dalam melaksanakan kunjungan kerja tersebut Ketua Ranting D Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Arip Supriyadi didampingi Wakil Ketua Ranting D Cabang 2 Ny. Fauzi beserta Pengurus Ranting D Cabang 2 Korcab Pasmar 2.

 

Kedatangan rombongan Jalasenastri Yonif 5 Marinir di home industri Batik Tulis Tiga Dimensi ‘Poesaka Djagad’ disambut oleh pemilik usaha bapak Henry Kyo dan ibu Yulia Van Kyo. Di tempat tersebut rombongan Jalasenastri Yonif 5 Marinir diberikan penjelasan tentang batik tulis mulai dari bahan, alat yang digunakan, proses pembuatan batik, proses pengolahan batik hingga pemasarannya. Usai menerima penjelasan, dilanjutkan dengan praktek membatik yang dipandu langsung oleh bapak Henry Kyo dan ibu Yulia Van Kyo.

 

Ketua Ranting D Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Arip Supriyadi mengatakan,  kujungan kerja tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Tema dalam kunjungan kali ini yaitu mengenal kebudayaan serta bagaimana kebudayaan tersebut bisa berhubungan dengan Ekonomi. Oleh karena itu dipilih batik yang merupakan warisan dan sejarah hasil karya tangan kreatif rakyat Indonesia, sehingga merupakan kewajiban bersama untuk melestarikannya.

 

“Sambil berwisata, di tempat ini kita dapat pelajaran tentang proses membatik, alat dan bahan yang digunakan sampai arti dari motif-motif batik serta bagaimana cara memasarkan hasil kerajinan batik tersebut sehingga bisa menambah perekonomian kita. Selain itu kita juga bisa menambah kecintaan kita dengan batik lokal (buatan dalam negeri), dengan harapan agar anggota Jalasenastri Ranting D Cabang 2 Korcab Pasmar 2 bisa menjalin hubungan kekeluargaan dengan masyarakat,” pungkasnya.