TIM YONTAIFIB-3 MAR BERHASIL LUMPUHKAN PEROMPAK YANG SANDERA KAPAL LATIH FRANS KAISIEPO

Dispen Kormar (Sorong). Dua tim prajurit Batalyon Intai Amfibi-3 Marinir (Yontaifib-3 Mar) berhasil melumpuhkan perompak yang menyandera Kapal Latih Frans Kaisiepo di perairan Sorong, hal tersebut merupakan sekenario rangkaian Latihan Satuan Lanjutan-II (LSL-II) TW.III TA.2019 dalam tahap latihan penanggulangan khusus aspek laut, yang digelar oleh Yontaifib-3 Mar selama 6 (enam) hari. Sabtu (28/09/2019)

 

Kegiatan Latihan ini, diawali dengan latihan tahap darat yang meliputi menembak reaksi, Close Quartel Beatle (CQB) atau pertempuran dalam ruangan, pengintaian rute dan raid darat. Sedangkan tahap laut meliputi Cash and Recovery atau infiltrasi dan peta poin menggunakan sea reader, renang tanpa alat 3000 meter, selam kedalaman dan pembebasan sandera, semua kegiatan latihan dilaksanakan di daerah latihan Katapop Pantai dan perairan Sorong.

 

Pada kesempatan tersebut, Perwira Seksi Intelijen Batalyon Taifib-3 Marinir (Pasi Intel Yontaifib-3 Mar) Kapten Marinir Arie Mahendra selaku perwira pelaksana latihan menjelaskan secara garis besar sekenario latihan, disimulasikan setelah beberapa hari dilaksanakan pengejaran terhadap KKB yang berada di darat di sekitar daerah Katapop Pantai, maka didapat informasi adanya partisipan KKB yang menyusup dengan kapal nelayan di perairan Sorong kemudian menyandera Kapal Latih Frans Kaisiepo berikut ABK nya.

 

“Atas perintah dari komando atas, dua tim pasukan Yontaifib 3 Mar melaksanakan pengejaran ke perairan Sorong dengan menggunakan Sea Rider, selanjutnya melakukan penyelamatan serta pembebasan Kapal Latih Frans Kaisiepo beserta seluruh ABK yang diwarnai dengan baku tembak antara KKB dengan Tim Yontaifib 3 Mar, yang pada akhirnya partisipan KKB tersebut dapat di lumpuhkan”, ungkap Kapten Arie.

 

“Latihan ini bertujuan untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Yontaifib 3 Marinir guna melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pasukan khusus TNI AL”, tambahnya.